Tempat isi ulang alat pemadam api tabung kebakaran apar murah
Harga Isi Ulang Alat Tabung Pemadam Api Kebakaran Gratis Pengiriman Bekasi, Cikarang, Karawang, Tangerang, Depok, Bogor, Jakarta, Purwakarta, Cileungsi

Isi ulang alat pemadam api | tabung pemadam api | alat pemadam api | murah

Isi ulang pemadam kebakaran
Dengan Hormat,
Kami CV. BINTANG TIMUR yang bergerak dibidang Fire Extinguisher Merk SONICK dimana kita melayani jasa pembelian tabung pemadam api dan isi ulang tabung pemadam kebakaran.

Sudah banyak kita ketahui kebakaran yang dapat diakibatkan oleh 3 hal yaitu udara, panas dan benda dapat membuat kita harus tetap waspada terhadap bencana kebakaran. Oleh karena itu kita dapat mengatasi itu semua dengan menyediakan tabung pemadam api atau yang lebih dikenal dengan tabung pemadam kebakaran yang banyak kita kenal dengan kata APAR istilah pemerintahan,dimana telah ditetapkan peraturan yang mengharuskan pengadaan adanya tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran disetiap tempat contoh kecilnya perkantoran, pabrik, mall DLL tabung pemadam kebakaran banyak jenis dan berbagai ukuran sesuai dengan kelasnya masing - masing maupun dengan isi ulang.
diantaranya,
Isi ulang alat pemadam api
Isi ulang alat pemadam api

kelas Kebakaran A : bahan mudah terbakar yang dihasilkan oleh api menjadi arang atau abu contohnya(kertas, kardus, karton)

Kelas Kebakaran B : bahan mudah terbakar yang disebabkan oleh benda cair contohnya(bensin, solar, tinner, minyak, oli, gemuk)

Kelas Kebakaran C : bahan mudah terbakar yang disebabkan oleh arus listrik contohnya(mesin, alat komunikasi lainnya yang mengunakan aliran listrik)

selain itu tabung pemadam kebakaran dapat diisi ulang sesuai dengan media Dalam tabung /jenis dan kelasnya yang anda miliki.
banyak juga tabung pemadam kebakaran yang tak diisi ulang, sangat pentingnya memperhatikan media didalam tabung pemadam kebakaran sejak dini karena media didalam tabung pemadam kebakaran akan berkurang kualitas untuk memadamkan api.zat yang ada didalam tabung pemadam kebakaran dapat membeku, dan zat kimia tak dapat berfungsi kembali sebagai mestinya.

kami CV. BINTANG TIMUR dapat melayani itu semua sebagai berikut:
  • melayani Jual alat tabung pemadam api / alat tabung pemadam kebakaran
  • melayani Jual isi ulang tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran
  • melayani Jual service dan spare part tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran

Kami pun CV. BINTANG TIMUR memberikan pelayanan yang sangat edukatif untuk para Pembeli yaitu:
  1. kami memberikan garansi untuk pengisian ulang dan pengadaan baru tekanan dalam tabung 2 tahun selama segel pin masih utuh
  2. Kami memberikan hasil yang memuaskan untuk pengadaan tabung pemadam kebakaran / tabung pemadam api baru, kita menggunakan tabung seamlees tanpa las-las san,flat tebal,dan tidak mudah bocor, painting berkualitas, tidak menggunakan stiker, dan telah lulus hydrotest dinas pemadam .
  3. Kami memberikan pelayanan penggecekan tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran secara cuma-cuma diwilayah (JABODETABEK) Jakarta Bogor depok tangerang bekasi karawang
  4. Kami Memberikan pelayanan bebas ongkos kirim diwilayah (JABODETABEK) Jakarta Bogor depok tangerang bekasi karawang
  5. Kami Memberikan pelayanan untuk Pengadaan tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran baru, stiker arah panah petunjuk APAR yang berfungsi untuk mengetahui tata letak tabung pemadam api / tabung pemadam kebakaran mudah terlihat dan dijangkau
  6. Kami Memberikan Pelayanan Garansi Tabung Pemadam Api / tabung pemadam kebakaran 12 tahun selama 6 kali pengisian

Demikianlah profil perusahaan kami CV. BINTANG TIMUR atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

CV. BINTANG TIMUR - FIRE EXTINGUISHER
Alamat : Jl. Raya Cikarang Cibarusah, KM 71. No. 6
Bekasi 17340
Telp. (021) 9900 1454
Fax. (021) 8995 4046
Email : pujianto@tabungpemadamapi.com

Fire Alarm System




Features and benefits
  • Battery Operated (9V Battery Included)
Easy instalation and providen contimuoas protection even during power outages
  • Test Button
Test unit's electronic circuitry, horn and battery function
  • Low Battery Indicator
Low battery warning chirp alers user to change battery
  • Discreet Design
Four (4) inchi diameter

Portable Fire Pump



Features & Specifications
  • Compact and Lightweight (less than 95 kg)
  • Avaible Model :
VC82ASE
(2 Strokes, 2 sylinder, water cooled) 2050 lpm@ 6 bar,1800 lpm @ 8 bar, 1500 lpm @ 10 bar
VC72AS / VC52AS
(2 Strokes, 2 sylinder, water cooled) 1450 lpm@ 4 bar,1250 lpm @ 6 bar, 1000 lpm @ 8 bar, 600 lpm @ 10 bar
VF53AS 
(4 Strokes, 3 sylinder, water cooled) 1200 lpm@ 6 bar, 950 lpm @ 8 bar, 700 lpm @ 10 bar
V20E/ES
(2 Strokes, 1 sylinder, water cooled) 660 lpm@ 4 bar,54 lpm @ 6 bar, 290 lpm @ 8 bar

Fire Hose Reel Pemadam Kebakaran



Specifications
  • Manual / Swing Type
  • Size :1" (25mm) x 100 feet
                   3/4" (19mm) x 100 feet
  • Test presure : 17.5 kg/ cm²
  • Working pressure : 10 kg / cm ²
  • Complete with stop valve nozzle and clip

Rubber Fire Hose



Selang Pemadam Api | Selang Pemadam Kebakaran Murah



Features
  • Conforms to BS6391: Type 3
  • Mode of 100% Hight tenacity synthetic yarn circular woven, nitrile / PVC Compound
  • Oil, chemical, ozana, abrasion & highly kink resistant
  • Lightweight, easily repaired
  • no driying required
  • Temperature range from-35 °c to + 100°c
  • Maximum lenght 200m

Alat Pemadam Api Merk Sonick

alat pemadam api modern yang telah mendapat izin dari dinas pemadam kebakaran dengan no izin : 671.1/03/DKPPK-DAMKAR/1/2010. yang telah diuji dan mendapatkan legalitas yang baik dan sangat layak untuk digunakan dalam pemadam api.
CV. B]INTANG TIMUR menciptakan merk ALAT PEMADAM API SONICK dengan dan pengujian yang matang, sehingga kami dengan bangga mempersembahkan pada anda produk yang aman dan mudah digunakan dalam memadamkan api.
Alat pemadam api merk SONICK dapat digunakan dimana saja, seperti di rumah, bengkel, restoran, hotel industri, ataupun instansi.
Sonick mempunyai kelas kebakaran yang berbeda, diantaranya:
  1. Alat pemadam api dengan kelas kebakaran ABC dengan isi tabung menggunakan serbuk kimia kering.
  2. kelas kebakaran BC dengan isi tabung menggunakan Karbon Dioksida atau CO2.
  3. Kelas kebakaran AB dengan isi Foam AFFF (Aqueous Fire Fighting Foam).

tabung yang berisi bubuk kimia kering dan Foam AFFF mempunyai tekanan standar yang sama yaitu sebanyak 15 bar dan tabung pemadam api dengan isi Karbon Dioksida (Co2) mempunyai tekanan standar 58 bar.

Pengertian Kelas Kebakaran ABC :
A.  adalah jenis kebakaran yang mampu memadamkan benda padat, seperti:  kayu, kertas dan lainnya.
B.  adalah suatu jenis kelas kebakaran yang mampu memadamkan benda cair, seperti minyak, dan lainnya.
C. adalah jenis yang kelas kebakaranya mapu memadamkan benda seperti gas, dan kebakaran yang diakibatkan oleh bahan kimia, juga listrik.

CV. BINTANG TIMUR  juga menyediakan layanan terbaik lainnya, seperti:
  1. memberikan pengecekan tabung secara gratis 6 bulan satu kali (JAKARTA BOGOR DEPOK TANGERANG BEKASI).
  2. memberikan layanan gartis antar jemput  (JAKARTA BOGOR DEPOK TANGERANG BEKASI). 
  3. Memberikan garansi alat pemadam api selama 2 tahun yang mengikuti anjuran dari dinas pemadam kebakaran.
  4. memberikan layanan simulasi dan demo cara penggunaan alat pemadam api gratis  (JAKARTA BOGOR DEPOK TANGERANG BEKASI).
  5. memberikan stiker arah penunjuk apar.
dan masih banyak lagi layanan lainnya.

Selain SONICK produk CV. BINTANG TIMUR diantaranya adalah :
  1. Hydrant Equipments yang diantaranya: hydrant pillar, hydrant box, valve, nozzle, key, brazing, hose, hose rack, siemese connections dan lainnya.
  2. TOHATSU FIRE PUMPS
  3. Isi ulang Alat pemadam api ringan dari berbagai macam merk dan tipe.
  4. Pengadaan Box Apar alat pemadam api ringan
  5. Pengadaan Box Hydarnt
  6. Pengadaan spare parts alat pemadam api lainnya.

ILMU DAN INFO ALAT PEMADAM API | PEMADAM KEBAKARAN


A. MANAGGULANGI BAHAYA KEBAKARAN



· Pencegahan (Fire Prevention)

1. PENGETAHUAN APAR
2. PENDIDIKAN PENGGUANAAN APAR
3. PERATURAN / DISIPLIN
4. LATIHAN

· Pemadaman (Fire Protection)
1. CARA PENGGUNAAN PEMADAMAN API TRADISIONAL

· Pemadaman api dengan area kebakaran kecil anda dapat menggunakan karung goni yang dibasahi dengan air untuk menutup area yang terbakar.
· Pemadaman api dengan menggunakan air.

2. CARA PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)
Gambar jarak penempatan alat pemadam api ringan
Walaupun berbeda bentuk dan ukuran, namun berbagai merk Alat Pemadam Api Ringan umumnya memiliki cara kerja yang hampir sama :
Di dalam bahasa inggris terdapat singkatan untuk memudahkan kita mengingat cara menggunakan alat pemadam api ringan, yaitu :
P.A.S.S
Pull atau Tarik Pin hingga segel putus atau
terlepas.
Pin berada diatas Tabung A.P.A.R
Pin juga berfungsi sebagai pengaman
handle atau pegangan dari penekanan
yang tidak disengaja.
Aim atau Arahkan nozzle atau ujung hose
yang kita pegang ke arah pusat api.
Squeeze atau Tekan handle atau Pegangan
Untuk mengeluarkan/menyemprotkan
isi tabung. Pada beberapa merk handle
penyemprot terletak Dibagian ujung
hose.
Sweep atau Sapukan nozzle yang kita
pegang ke arah Kiri dan Kanan api,
agar media yang disemprotkan
merata mengenai api yang sedang
menyala.

Perlu diingat setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki kemampuan jangkauan yang berbeda, disamping itu perhatikan arah angin sebelum kita mulai menyemprotkan isi tabung pemadam api ringan. Jangan sampai posisi kita berdiri berlawanan dengan arah angin, karena angin akan meniup kembali media yg kita semprotkan kearah kita berdiri. Sebaiknya kita berdiri diposisi membelakangi arah angin selain untuk menghindari tiupan hawa panas juga menghindarkan kita dari media yg kita semprotkan kembali kearah kita

3. PENGGUNAAN HYDRANT HOSE REEL
4. PENGGUNAAN PEMADAM API OTOMATIS : SPRINGKLER & FIXED SYST

Langkah Yang Perlu Dilakukan Bila Terjadi Kebakaran

• Jangan Panik, Usahakan Tenang :
ingat setiap kepanikan akan mengurangi daya fikir dan gerak anda.
• Bunyikan Alarm :
Alaram dibunyikan untuk memberitahukan adanya kebakaran dan melakukan langkah langkah pengamanan.
• Pergunakan APAR Yang Cepat, Aman Dan Tepat (CAT) :
Kecepatan, aman dan ketepatan memakai APAR akan berpengaruh dalam memadamkan api.
• Beritahukan Dinas Pemadam :
Untuk menanggulangi bahaya kebakaran yang besar dibutuhkan bantuan khusus dari DINAS PEMADAM KEBAKARAN.
• Matikan Aliran Listrik, Gas Dan Aliran Bahan Bakar :
Dalam kebakaran kita berusaha mengurangi segala kemungkinan yang dapat menambah besar kebakaran, korban dan bahaya.
• Pemadamman Api Dengan APAR Disertai Pada Perhitungan dan Kewaspadaan :
Jangan mempertaruhkan nyawa sia sia karna kecerobohan diri sendiri sehingga terjebak dalam kebakaran api.

Tingkat pengamanan terhadap bahaya kebakaran tergantung dari berbagai factor antara lain:

• Kesadaran akan bahaya kebakaran (Fire Consciousness)
• Pengetahuan tentang api dan pencegahan kebakaran (Knowledge)
• Ketrampilan mempergunakan alat pemadam api dan peralatan lainnya (Skill)
• Saran dan kualitas peralatan (Equipment)
• Perawatan peralatan alat pemadam api (Maintenance)

Latar belakang hydrant

Latar belakang Hydrant Pemadam Kebakaran

Sebuah hidran adalah koneksi di atas tanah yang menyediakan akses ke pasokan air untuk tujuan pertempuran kebakaran. Pasokan air dapat bertekanan, seperti dalam kasus hidran tersambung ke listrik air dikuburkan di jalan, atau unpressurized, seperti dalam kasus hidran terhubung ke kolam terdekat atau tangki air. Setiap hydrant memiliki satu atau lebih gerai yang selang kebakaran mungkin terkait. Jika suplai air bertekanan, hidran juga akan memiliki satu atau lebih katup untuk mengatur aliran air. Dalam rangka menyediakan air yang cukup untuk pemadam kebakaran, hidran yang berukuran untuk memberikan debit minimum sekitar 250 galon per menit (945 liter per menit), meskipun hidran yang paling dapat memberikan banyak lagi.

Kebutuhan untuk hidran kebakaran dikembangkan dengan munculnya sistem air bawah tanah. Sebelum waktu itu, air diperoleh dari sumur umum mudah diakses atau kolam. Selama 1600-an, London, Inggris, mulai memasang sistem air bawah tanah menggunakan berongga-keluar log sebagai pipa. Ketika ada kebakaran, petugas pemadam kebakaran harus menggali jalan dan melahirkan lubang di pipa kayu. Kemudian busi kayu dimasukkan ke dalam pra-lubang dibor pada interval tetap sepanjang pipa log untuk membuatnya lebih mudah bagi api-pejuang untuk mendapatkan air. Hal ini melahirkan istilah steker api, yang masih kadang-kadang digunakan untuk merujuk kepada sebuah hidran.

Sebagai kota tumbuh, begitu pula sistem air mereka. sistem yang lebih besar berarti meningkatkan tekanan, dan melemparkan pipa besi diletakkan untuk menggantikan membusuk kayu log. Ketika sistem air yang baru Philadelphia mulai beroperasi pada tahun 1801, tidak hanya melayani 63 rumah dan beberapa pabrik, tetapi juga memiliki 37 hidran di atas tanah untuk proteksi kebakaran. Yang hidran pertama di New York City dipasang pada tahun 1817 oleh George Smith, yang seorang pemadam kebakaran. Dia bijaksana terletak di depan rumah sendiri di Frankfort Street.

Menyusul gempa bumi dan kebakaran yang melanda San Francisco pada tahun 1906, kota ini memasang sistem air darurat yang luas yang masih digunakan. Selain lebih dari 7.500 hidran tersambung ke listrik air baku-tekanan, sistem tersebut termasuk waduk dan dua tank yang terletak di perbukitan untuk memasok hampir 1.400 hidran tekanan tinggi di seluruh kota. Ada juga dua garam-stasiun pompa air untuk menimba air dari San Francisco Bay, ditambah lima sambungan tambahan sepanjang pantai untuk memungkinkan fireboats kota untuk memompa ke dalam sistem hydrant. Sebagai garis pertahanan terakhir, kota ini memiliki lebih dari 150 tangki air bawah tanah yang terhubung ke hidran unpressurized. Pumpers Api dapat menghubungkan selang hisap kaku terhadap hidran dan menarik air keluar dari tangki air dengan menciptakan ruang hampa.

Saat ini, ukuran dan lokasi hidran kebakaran di suatu daerah tidak hanya mempengaruhi tingkat proteksi kebakaran, tetapi juga tingkat kebakaran asuransi. Di daerah perkotaan banyak plug api rendah adalah semua yang berdiri di antara yang pertama dan kehilangan percikan api multi-juta dolar.

Jenis Hydrant Pemadam Kebakaran

Ada dua jenis hidran kebakaran bertekanan: basah dan kering-barel-barel. Dalam desain basah-barel, hidran dihubungkan langsung ke sumber air bertekanan. Bagian atas, atau barel, dari hydrant selalu diisi dengan air, dan outlet masing-masing memiliki katup sendiri dengan batang yang menjorok sisi laras. Dalam desain kering-barel, hidran dipisahkan dari sumber air bertekanan oleh katup utama di bagian bawah hidran di bawah tanah. Bagian atas tetap kering sampai katup utama dibuka dengan menggunakan batang panjang yang meluas sampai melalui bagian atas, atau kap mesin, dari hidran. Tidak ada katup di outlet. hidran kering-barel biasanya digunakan di mana musim dingin suhu turun di bawah 32 ° F (0 ° C) untuk mencegah hidran dari pembekuan.

hidran Unpressurized selalu desain drybarrel. Bagian atas tidak mengisi dengan air sampai sumur minyak api berlaku vakum.

Bahan Baku Alat Pemadam Hydrant 

Laras hidran biasanya dituangkan dalam atau besi cor ulet. Beberapa hidran basah-laras besi memiliki lapisan epoksi pada permukaan bagian dalam untuk mencegah korosi. hidran basah-laras lainnya dituangkan dalam perunggu. Kap hidran biasanya terbuat dari bahan yang sama seperti laras. katup Batang dalam desain hydrant kering-barel adalah baja. katup Batang dalam hidran basah-barel biasanya dibuat dari perunggu silikon.

Outlet hidran dituangkan dalam perunggu. Jika tong atau ulet besi cor, perunggu outlet threaded menjadi laras. Jika tong perunggu, outlet dilemparkan sebagai bagian dari laras. Tutup outlet mungkin perunggu, besi cor, atau plastik.

kursi Valve, segel, dan gasket yang dibuat dari berbagai karet sintetis butadiena stirena termasuk, chloroprene, urethane, dan akrilonitril butadiena. Fasteners mungkin baja berlapis seng atau stainless steel.

Hidran diberi lapisan cat primer sebelum mereka dikapalkan. Ketika sebuah hydrant dipasang, permukaan luar dilapisi dengan cat eksterior-kelas.

Desain Pemadam Hydrant

Desain dasar dan konstruksi hidran kebakaran bertekanan di Amerika Serikat didefinisikan oleh American Water Works Association (AWWA), yang menetapkan standar umum untuk ukuran hidran, tekanan operasi, jumlah gerai, dan persyaratan lainnya. hidran Unpressurized mungkin desain yang sama seperti hidran bertekanan dalam kota kabupaten atau kebakaran untuk menjaga kebersamaan, atau mereka mungkin desain pipa tertutup sederhana tanpa katup.

Bagian utama hidran disebut barel atau pipa atas. Ini mungkin terdiri dari satu bagian atau mungkin dibuat dalam dua bagian. Jika dibuat dalam dua bagian, bagian atas dengan outlet disebut kepala dan bagian bawah disebut spul. Terminologi ini tidak tepat dan bervariasi dari satu produsen ke yang lain, serta dari satu kota ke kota lain.

Outlet hidran biasanya memiliki laki-laki Standar Nasional Threads (NST) untuk kawin dengan kopling selang kebakaran. Outlet yang lebih kecil, kadang-kadang disebut nosel selang atau sambungan, adalah NST 2.5-inch. Keluar besar-memungkinkan, kadang-kadang disebut nosel dandang atau koneksi, yang NST 4-inci atau 4,5-inci. Tutup outlet dijamin ke tubuh hydrant dengan panjang pendek rantai. Selang istilah koneksi dan steamer tanggal koneksi kembali ke 1800-an. Sebelum kedatangan pemadam kebakaran modern, kebakaran kecil yang sering bertengkar dengan menghubungkan garis selang satu langsung ke outlet yang lebih kecil pada hidran bertekanan. Jika api lebih besar, sebuah sumur minyak bertenaga uap, yang disebut kapal, mengambil air dari outlet hidran yang lebih besar dan dipompa ke selang beberapa baris.

Katup hidran yang digerakkan dengan memutar batang logam. Bagian batang masing-masing yang menonjol dari bagian luar hidran yang berbentuk pentagonal dan disebut kacang operasi. Ini kacang lima-sisi memerlukan kunci khusus untuk berbalik dan membantu mencegah penggunaan yang tidak sah. Pada beberapa hidran kacang operasi adalah bagian terpisah yang tergelincir di atas batang. Hal ini memungkinkan kacang yang akan diganti jika itu menjadi aus dari penggunaan.

Beberapa hidran kering-barel termasuk break-away fitur untuk memungkinkan perbaikan mudah jika hidran dipukul oleh kendaraan. Rancangan ini termasuk sebuah cincin pemutus pada laras dari hidran dekat tanah dan kopling pecah pada batang katup di dalam hidran. Ketika menyerang, laras atas dan batang snap gratis tanpa mengganggu pipa bawah-tanah atau katup.

Meskipun komponen dasar dari semua hidran kebakaran serupa, bentuk hidran bervariasi dari satu produsen yang lain. Beberapa hidran memiliki tubuh bulat klasik dengan kap berkubah. Lain memiliki tubuh persegi atau heksagonal. Beberapa daerah yang mengalami pembaharuan perkotaan hidran yang rendah dan modern mencari.

Manufacturing
Proses

Membuat hidran terutama proses pengecoran logam, dan sebagian besar perusahaan hydrant adalah logam pengecoran yang mengkhususkan diri dalam pembuatan berbagai komponen air karya kota.

Berikut ini adalah khas urutan operasi untuk pembuatan hidran basah-barel.

Membentuk cetakan

  • Permukaan luar cetakan dibentuk oleh bagian yang disebut pola. Untuk membuat pola hidran, bentuk luar adalah hydrant yang dihasilkan dalam tiga dimensi pada komputer. Data ini dimasukkan ke dalam mesin litografi stereo, yang menggunakan sinar laser untuk mengeraskan plastik cair ke bentuk hidran. Potongan plastik keras digunakan untuk membuat beberapa salinan dari pola kiri dan kanan bagian dari poliuretan kaku.
  • Permukaan dalam dari cetakan dibentuk oleh bagian yang disebut inti. Untuk membuat inti hidran, bentuk batin hydrant adalah mesin menjadi dua bagian dari sebuah blok dari besi cor aluminium atau untuk membentuk suatu rongga. Dua bagian yang dijepit bersama-sama, dan rongga diisi dengan campuran pasir dan sebuah polimer plastik. Ketika blok dari aluminium atau besi cor dipanaskan dengan lembut, mengeras polimer pasir untuk membentuk inti. blok ini kemudian terbuka, dan inti akan dihapus. Proses ini diulang untuk membuat beberapa core.

Casting laras

  • Ketika produksi lari dari hidran adalah O siap untuk memulai, pola dan inti yang dibawa ke pembuatan cetakan mesin. Pola kiri dan kanan ditekan ke dalam dua bagian dari cetakan diisi dengan pasir untuk membentuk tayangan dalam bentuk permukaan luar hidran. pasir Molding adalah campuran khusus yang memegang bentuknya tanpa runtuh. Inti pasir yang mengeras kemudian dengan hati-hati diletakkan pada sisinya dan dilaksanakan dengan spacer pendek untuk membentuk suatu rongga antara inti dan kesan di salah satu bagian cetakan. Sisi lain cetakan diletakkan di tempat atas inti dan cetakan dijepit bersama-sama. Proses ini diulangi untuk setiap hidran.
  • Molten logam dituangkan ke dalam cetakan setiap melalui jalan masuk yang disebut pintu gerbang. Menuangkan terus sampai logam mulai naik melalui outlet pada sisi yang berlawanan disebut sebuah riser. Sebagai mengeras logam cair, itu koki polimer di pasir inti. Hal ini menimbulkan suhu polimer jauh melampaui setting point awal dan menyebabkannya untuk mendobrak dan biarkan pasir menjadi longgar lagi.
  • Setelah casting telah benar-benar mengeras, cetakan dibagi terpisah dan pasir inti dibuang. pengecoran ditempatkan dalam silinder horisontal diisi dengan pelet logam kecil dan jatuh untuk menghapus bit kecil dari logam atau pasir cetak yang mungkin telah mematuhi casting.
  • Gerbang Gips dan anak tangga terpotong dengan abrasive cut-off melihat, dan kembali ke tungku. Laras cor tanah dengan penggiling kekuatan genggam untuk menghapus setiap permukaan yang kasar.
  • Jika hidran memiliki barel dua bagian, kepala / dan spool dilemparkan, tanah, dan selesai secara terpisah. Jika hidran terbuat dari cor atau besi ulet, gerai dilemparkan, tanah, dan selesai secara terpisah di perunggu.

Machining laras dan katup

  • The seluruh hidran tetap memanjang di mesin bubut, dan alur konsentris dangkal dipotong ke muka flange lebih rendah. Hal ini memungkinkan mengarah ke segel terhadap paking ketika hidran dipasang. lubang baut flange mungkin dibor pada saat ini atau mereka mungkin dibor sebelum pengiriman.
  • Jika barel adalah desain dua bagian, bagian bawah kepala telah Nasional Taper Pipe (NPT) memotong benang di bagian dalam dan bagian atas spool telah memotong benang NPT di luar untuk memungkinkan dua potong menjadi bergabung. Kepala pengeboran dan mengetuk di satu sisi di kawasan benang NPT untuk mengadakan sekrup set penguncian.
  • The hydrant-atau kepala, jika dua-piece desain-adalah posisinya silang-cara di bubut sepanjang centerline dari outlet yang lebih besar. Sepotong berputar, yang disebut fixture, penjepit hidran di tempat dan menyediakan mengimbangi sebagai hidran yang berputar. bubut itu bevels permukaan dalam barel di sekitar outlet membuka untuk menyediakan tempat duduk permukaan halus untuk disk katup. Lubang untuk memasukkan batang katup pengeboran dan berulir. Akhirnya pembukaan outlet atau outlet yang berulir. Proses ini diulangi untuk setiap outlet.
  • Katup batang, katup menyisipkan batang, dan katup pemegang disk adalah mesin, dan threaded secara terpisah.

Merakit hydrant

  • Dimulai dengan katup atas, segel oring ditempatkan di atas batang katup, dan batang berulir ke dalam memasukkan batang. Akhir dalam batang didorong melalui pembukaan memasukkan batang, dan pemegang disc, disc karet, dan kacang-kacangan mengunci dicapai Facebook di dalam tong, berulir ke batang, dan terkunci di tempatnya dengan sekrup set. Masukkan batang kemudian threaded menjadi laras, dan kacang operasi diganti adalah menyelinap di atas ujung luar batang dan diadakan di tempat dengan kacang. Proses ini diulangi untuk setiap katup.
  • Jika barel adalah desain dua bagian, oring adalah menyelinap atas alur dari spool dan kepala yang dirakit disekrup untuk menutup terhadap oring itu. Benang terkunci di tempatnya oleh sekrup set.

Menguji hydrant

  • Standar AWWA mengharuskan hidran perunggu dinilai pada 150 psi (1.034 kPa), dan hidran ulet besi menjadi peringkat 250 psi (1.723 kPa). Setiap hydrant diisi dengan air dan ditekan untuk dua kali tekanan pengenal untuk memeriksa kebocoran.

Persiapan untuk pengiriman

  • Setelah Hydrant adalah tekanan diuji, topi outlet dan rantai yang terpasang, sebuah pelindung plastik menyelinap selama flens bawah, dan bagian luar laras hidran diberi lapisan cat primer.

Quality Control

Semua bahan yang masuk diperiksa untuk memastikan memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan. Ini memuat analisa spectrographic bahan baku yang digunakan untuk membuat coran. Kelembaban pasir cetakan sangat penting untuk proses pengecoran, dan diperiksa sebelum setiap menjalankan casting. Ketika lari dari coran adalah mesin, potongan pertama diperiksa dimensi yang tepat sebelum sisa coran adalah mesin.

Masa Depan

Hal ini tidak mungkin bahwa hidran akan hilang dari lansekap kota kapan saja dalam waktu dekat. Air masih merupakan penekan api yang paling efektif, dan hidran masih merupakan cara yang paling hemat biaya untuk menyediakan pasokan air siap. Jika ada, maka hidran akan memperoleh pentingnya sebagai api departemen dan pembayar pajak sama-sama menyadari bahwa ditempatkan secara strategis, hidran berkapasitas tinggi dapat secara signifikan mengurangi tingkat kebakaran asuransi.

Pegertian Gas Hallon:

Dalam pemadam kebakaran terbagi menjadi 2 bagian yaitu: gas yang dapat memadamkan kebakaran, tetapi berbahaya karena dapat merusak lapisan Ozon.

  • Gas Hallon
  • Halon merupakan salah satu kelompok Bahan Perusak Ozon (BPO) yang diatur produksi dan konsumsinya dalam Protokol Montreal. Terdapat 3 jenis Halon yaitu Halon 1211, 1301 dan 2402. Di Indonesia jenis yang digunakan adalah Halon 1211 untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Halon 1301 untuk fixed system. Halon-1211 berpotensi merusak lapisan ozon 6 kali lebih besar dibandingkan dengan CFC dan halon-1301 merusak 10 kali lebih besar dibandingkan CFC.
  • Halon sudah dihentikan impornya ke Indonesia sejak tahun 1998.
  • Penggunaan Halon pada beberapa kegiatan khusus yang disebut sebagai “Critical Use” masih belum dapat digantikan karena belum tersedia alternatifnya yang layak secara teknis/ekonomis. Contoh critical use adalah sektor penerbangan, yang memerlukan halon untuk pengamanan di ruang kabin, ruang mesin dan ruang kargo.
  • Dengan masih adanya kebutuhan khusus tersebut maka perlu dilakukan upaya pengumpulan dan pemulihan kualitas (reclamation) Halon dari peralatan/sistem pemadam api yang sudah ada di Indonesia sehingga Halon hasil reclamation dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kritis.
  • Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 2 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Halon, penggunaan Halon untuk kebutuhan kritis harus mendapat persetujuan dari Menteri Lingkungan Hidup berdasarkan rekomendasi Panel Penasehat Halon yang beranggotakan tenaga ahli di bidang bahan pemadam api.
  • Pada Tahun 1997, Executive Committee (ExCom) Multilateral Fund (MLF) Protokol Montreal menyetujui pemberian bantuan hibah untuk pengembangan Bank Halon di Indonesia. Fungsi Bank Halon adalah sebagai pengelola sisa persediaan halon di dalam negeri secara terencana dan tepat guna sehingga dapat memenuhi kebutuhan kebutuhan kritis.
  • Pada tahun 2000, disepakati kerjasama dengan PT. GMF untuk pengembangan Bank Halon Indonesia.
  • Halon Bank Indonesia dikelola oleh Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia dibawah manajemen PT. Garuda Indonesia. Kegiatan utama Bank Halon adalah mengumpulkan halon yang sudah tidak digunakan, melakukan pemulihan kualitas Halon sesuai dengan standar kualitas yang berlaku serta menyalurkan Halon hasil pemulihan kualitas kepada pengguna kritis.
  • Pembangunan sarana Bank Halon Indonesia telah diselesaikan dan diresmikan tahun 2003.
  • Sampai saat ini Bank Halon Indonesia telah mengumpulkan dan mengelola Halon 1211 sebesar 1.569 kg dan Halon 1301 sebesar 28.719 kg.
  • IHB telah mendapat Ozone Award dari Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2008.
  • Bank Halon Indonesia menjadi salah satu rujukan pengelolaan Halon di wilayah Asia. IHB telah menerima kunjungan studi banding Tim Militer dari Srilanka dan India serta Ozon Unit dari Timor Leste. Selain itu narasumber IHB juga telah dilibatkan dalam berbagai pertemuan tingkat regional yang dilaksanakan oleh UNEP. Dari artilel

Gas Pengganti hallon
Sebagai ganti bahan hallon maka kami gunakan 141B sehingga lebih ramah terhadap lingkungan. Dan ada jenis gas pengganti halon lainnya seperti Halon 1211, halon 1301, halon 2402, CFC (dalam bentuk gas) sebagai bahan aktif pemadam api

Pengertian Alat Pemadam Api | Tabung Pemadam Kebakaran

Alat Pemadam Api Ialah semua jenis alat ataupun bahan pemadam api, bentuk dan bahannya bermacam-macam.

Bentuk atau bahan alat pemadam api bisa berupa air, tabung pemadam api, hydrant equipment, ataupun alat pemadam tradisional seperti karung basah yang dibasahi dengan air.

Pengertian Tabung Pemadam Api

Tabung pemadam api yaitu alat pemadam api yang berupa tabung pemadam api dengan berbagai Jenis ukuran dan type media, mulai dari tabung pemadam api ukuran 1 Kg sampai dengan ukuran 68 kg.

Media atau isi daria tabung pemadam api adalah dry chemical powder, carbon dioxide (Co2), Foam AFFF, Hallon (Gas Pengganti Hallon | 141B) dan hal penting yang perlu anda ketahui bahwa tabung pemadam api mempunyai kelas kebakaran yaitu kelas pemadam kebakaran Type A, Kelas pemadam Kebakaran Type B, dan kelas pemadam Kebakaran Type C.

Pengertian Alat Pemadam Api CO2 | Tabung Pemadam Kebakaran Carbon Dioxide,

rumus kimia CO2, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Ia terdiri dari satu atom karbon yang secara kovalen berikatan dengan satu atom oksigen. Dalam ikatan ini, terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen.

Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi pada mesin pembakaran dalam. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. Karbon dioksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan karbon dioksida. Walaupun ia bersifat racun, CO memainkan peran yang penting dalam teknologi modern, yakni merupakan prekursor banyak senyawa karbon.

Pengertian CO2 | Carbon Dioxide
(rumus kimia: CO2) atau zat asam arang adalah sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon. Ia berbentuk gas pada keadaan temperatur dan tekanan standar dan hadir di atmosfer bumi. Rata-rata konsentrasi karbon dioksida di atmosfer bumi kira-kira 387 ppm berdasarkan volume [1] walaupun jumlah ini bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan waktu. Karbon dioksida adalah gas rumah kaca yang penting karena ia menyerap gelombang inframerah dengan kuat.

Carbon Dioxide dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi, dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis. Oleh karena itu, karbon dioksida merupakan komponen penting dalam siklus karbon. Karbon dioksida juga dihasilkan dari hasil samping pembakaran bahan bakar fosil. Karbon dioksida anorganik dikeluarkan dari gunung berapi dan proses geotermal lainnya seperti pada mata air panas.
Karbon dioksida tidak mempunyai bentuk cair pada tekanan di bawah 5,1 atm namun langsung menjadi padat pada temperatur di bawah -78 °C. Dalam bentuk padat, karbon dioksida umumnya disebut sebagai es kering.

CO2 adalah oksida asam. Larutan CO2 mengubah warna litmus dari biru menjadi merah muda.

Carbon Dioxide adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Ketika dihirup pada konsentrasi yang lebih tinggi dari konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, ia akan terasa asam di mulut dan mengengat di hidung dan tenggorokan. Efek ini disebabkan oleh pelarutan gas di membran mukosa dan saliva, membentuk larutan asam karbonat yang lemah. Sensasi ini juga dapat dirasakan ketika seseorang bersendawa setelah meminum air berkarbonat (misalnya Coca Cola). Konsentrasi yang lebih besar dari 5.000 ppm tidak baik untuk kesehatan, sedangkan konsentrasi lebih dari 50.000 ppm dapat membahayakan kehidupan hewan.[2]

Pada keadaan STP, rapatan karbon dioksida berkisar sekitar 1,98 kg/m³, kira kira 1,5 kali lebih berat dari udara. Molekul karbon dioksida (O=C=O) mengandung dua ikatan rangkap yang berbentuk linear. Ia tidak bersifat dipol. Senyawa ini tidak begitu reaktif dan tidak mudah terbakar, namun bisa membantu pembakaran logam

Pada suhu −78,51° C, karbon dioksida langsung menyublim menjadi padat melalui proses deposisi. Bentuk padat karbon dioksida biasa disebut sebagai "es kering". Fenomena ini pertama kali dipantau oleh seorang kimiawan Perancis, Charles Thilorier, pada tahun 1825. Es kering biasanya digunakan sebagai zat pendingin yang relatif murah. Sifat-sifat yang menyebabkannya sangat praktis adalah karbon dioksida langsung menyublim menjadi gas dan tidak meninggalkan cairan. Penggunaan lain dari es kering adalah untuk pembersihan sembur.

Cairan kabon dioksida terbentuk hanya pada tekanan di atas 5,1 atm; titik tripel karbon dioksida kira-kira 518 kPa pada −56,6 °C (Silakan lihat diagram fase di atas). Titik kritis karbon dioksida adalah 7,38 MPa pada 31,1 °C.[3]

Terdapat pula bentuk amorf karbon dioksida yang seperti kaca, namun ia tidak terbentuk pada tekanan atmosfer.[4] Bentuk kaca ini, disebut sebagai karbonia, dihasilkan dari pelewatbekuan CO2 yang terlebih dahulu dipanaskan pada tekanan ekstrem (40-48 GPa atau kira-kira 400.000 atm) di landasan intan. Penemuan ini mengkonfirmasikan teori yang menyatakan bahwa karbon dioksida bisa berbentuk kaca seperti senyawa lainnya yang sekelompok dengan karbon, misalnya silikon dan germanium. Tidak seperti kaca silikon dan germanium, kaca karbonia tidak stabil pada tekanan normal dan akan kembali menjadi gas ketika tekanannya dilepas.

Pengertian Tabung pemadam api | Alat Pemadam Api Dry Chemical Powder:

Alat Pemadam Api Dry Chemical powder merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang fungsinya adalah bahwa hal itu mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran, sehingga api berhenti. alat pemadam api Dry Chemical powder juga memiliki titik lebur yang rendah dan pada partikel yang sangat kering serta membengkak untuk membentuk penghalang yang hingga oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat menutup area api, akhirnya api tidak akan menyala dikarenakan pijakan api ditutupi oleh tabung pemadam Dry Chemical powder.

Pengertian Alat pemadam api Foam AFFF | Alat Pemadam Kebakaran Foam AFFF:

Foam AFFF (Aquenose Fire Fighting Foam) adalah Media (isi) dalam tabung pemadam yang berupa Busa Air telah lama menjadi agen universal untuk menekan kebakaran, namun tidak terbaik di semua kasus. Sebagai contoh, air biasanya tidak efektif pada kebakaran minyak, dan dapat berbahaya. busa pemadam kebakaran merupakan perkembangan positif dalam memadamkan kebakaran minyak.

Pada tahun 1902 sebuah metode pemadam kebakaran cair mudah terbakar dengan menyelimuti mereka dengan busa diperkenalkan oleh insinyur dan ahli kimia Rusia Aleksandr Loran. Loran adalah seorang guru di sebuah sekolah di Baku, yang merupakan pusat utama industri minyak Rusia pada saat itu. Terkesan oleh kebakaran minyak mengerikan dan tidak terpadamkan bahwa ia melihat di sana, Loran mencoba menemukan seperti zat cair yang dapat menangani secara efektif dengan masalah. Jadi ia menemukan busa pemadam kebakaran, yang telah berhasil diuji dalam beberapa percobaan 1902-1903 [1] Pada 1904 Loran dipatenkan penemuannya,. Dan mengembangkan pemadam busa pertama tahun yang sama. [4]

Busa asli adalah campuran dari dua bubuk dan air dihasilkan dalam generator busa. Itu disebut busa kimia karena tindakan kimia untuk membuatnya. Umumnya, serbuk digunakan adalah natrium bikarbonat dan aluminium sulfat, dengan sejumlah kecil saponin atau manis ditambahkan untuk menstabilkan gelembung. alat pemadam busa Hand-held menggunakan dua bahan kimia yang sama dalam larutan: untuk menjalankan pemadam, segel sebuah unit rusak dan terbalik, memungkinkan cairan untuk campuran dan bereaksi. busa Kimia merupakan solusi yang stabil gelembung kecil yang mengandung karbon dioksida dengan kepadatan lebih rendah daripada minyak atau air, dan ketekunan pameran untuk menutupi permukaan datar. Karena itu lebih ringan dari cair terbakar, itu mengalir bebas di atas permukaan cair dan memadamkan api dengan tindakan mencekik. Kimia busa dianggap usang hari ini karena banyak wadah serbuk dibutuhkan, bahkan untuk kebakaran kecil.

Pada tahun 1940 Percy Julian Lavon mengembangkan tipe ditingkatkan busa disebut Aerofoam. Menggunakan tindakan mekanis, konsentrat protein berbasis cair, dibuat dari protein kedelai, dicampur dengan air baik di proportioner atau nozel mengaerasi untuk membentuk gelembung udara dengan aksi mengalir bebas. Its rasio ekspansi dan kemudahan penanganan membuatnya populer. Protein busa mudah terkontaminasi oleh beberapa cairan yang mudah terbakar, sehingga harus berhati digunakan sehingga busa hanya diterapkan di atas cairan terbakar. busa Protein memiliki karakteristik knockdown lambat, tetapi ekonomis untuk keamanan pasca kebakaran.

Pada tahun 1960 National Foam, Inc dikembangkan busa fluoroprotein. agen aktif adalah surfaktan fluorinated yang menyediakan properti minyak menolak untuk mencegah kontaminasi. Hal ini umumnya lebih baik dari busa protein karena hidup selimut lagi perusahaan memberikan keamanan yang lebih baik ketika masuk diperlukan untuk penyelamatan. busa Fluoroprotein memiliki karakteristik knockdown cepat dan juga dapat digunakan bersama dengan bahan kimia kering yang merusak busa protein ...

Pada pertengahan 1960-an Angkatan Laut Amerika Serikat dikembangkan busa pembentuk film berair (AFFF). Busa sintetis ini memiliki viskositas rendah dan menyebar dengan cepat di seluruh permukaan bahan bakar hidrokarbon yang paling. Sebuah bentuk film air di bawah busa yang mendinginkan bahan bakar cair, yang menghentikan pembentukan uap mudah terbakar. Ini memberikan knockdown kebakaran dramatis, merupakan faktor penting dalam melawan kecelakaan penyelamatan kebakaran.

Pada awal 1970-an Nasional Foam, Inc Tahan Alkohol menemukan teknologi AFFF. AR-AFFF adalah busa sintetis yang dikembangkan untuk kedua hidrokarbon dan bahan pelarut polar. pelarut Polar adalah cairan yang mudah terbakar yang merusak busa api pertempuran konvensional. Ini pelarut ekstrak air yang terkandung dalam busa, meruntuhkan selimut busa. Oleh karena itu, memerlukan bahan bakar alkohol atau busa tahan pelarut polar. Alkohol busa tahan harus diberikan ke permukaan dan dibiarkan mengalir ke bawah dan atas cairan untuk membentuk membran, dibandingkan dengan AFFF standar yang dapat disemprotkan langsung ke api.

Pengertian Kelas Tabung Pemadam Api | Tabung Pemadam Kebakaran

Kelas Alat Pemadam Api Kebakaran dapat dibagi menjadi tiga (3) kelas kebakaran yaitu:

Kelas Pemadam Api Kebakaran Type A:
Kebakaran  yang disebabkan oleh benda-benda padat, misalnya kertas, kayu, plastik, karet, busa dan lain – lainnya. Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: air, pasir, karung Basah yang dibasahi, dan Alat Pemadam Kebakaran (APAR) atau racun api serbuk kimia kering.

Kelas Pemadam Api Kebakaran Type B:
Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda mudah terbakar berupa cairan, misalnya bensin,solar,minyak tanah,spirtus, alkohol dan lain-lainnya. Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: pasir dan Alat Pemadam Api (APAR) atau Dry chemical powder. Dilarang memakai air untuk jenis ini karena berat jenis air lebih berat dari pada berat jenis bahan di atas sehingga bila kita menggunakan air maka kebakaran akan melebar kemana-mana

Kelas Pemadam Api Kebakaran Type C:
Kebakaran yang disebabkan oleh listrik, Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: Alat Pemadam Kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering. Matikan dulu sumber listrik agar kita aman dalam memadamkan kebakaran.

Ukuran Tabung Pemadam Api | Tabung Pemadam Kebakaran

Tabung pemadam api dapat dibagi dua (2) menurut ukuran yaitu:
  • Tabung Pemadam Api | Tabung Pemadam Kebakaran Portable Unit
Tabung pemadam api yang mudah untuk dibawa dan dapat digunakan/dioprasikan oleh seorang saja.
Ukuaran dari tabung pemadam api tabung pemadam kebakaran portable unit dihitung mulai dari 1 kilogram sampai dengan 9 kilogram.
Catatan:
Khusus untuk tabung pemadam api | tabung pemadam kebakaran dengan media (isi) Carbon dioxide Co2 dihitung mulai dari tabung pemadam api ukuran 3 kilogram sampai dengan 6,8 kilogram (standart)

  • Tabung Pemadam Api Trolly | Tabung Pemadam Kebakaran (Trolley) Unit
Tabung Pemadam Api yang dioperasikan oleh dua orang ataupun lebih dan dimulai dari hitungan 20 kilogram sampai dengan 68 Kilogram
Catatan:
Khusus untuk tabung pemadam api dengan media (isi) Carbon dioxide CO2 dihitung mulai dari ukuran 9 kilogram sampai dengan 45 kilogram (standart)

Breathing Apparatus pemadam api keselamatan







Features
  • Lightest among the similar products
  • Mask : Wide apherical field of view, doble anti-fog, impoct resistance and high temperature resistance
  • Compatible with multiple respirator products
  • Streamline backboard can relieve the load to the waist
  • Reducer : Large output

System Sensor


Feature
  • Detector
Model 881 is a 2-wire conventional iozation smoke detector that uses a state of the art sensing chamber
Model 882 is a 2-wire conventional photoelectrinic smoke detector that use a state of the art optimal sensing chamber
Model 885 is a 2-wire conventional fixed temperature heat detector.
  • UL listed
  • Other Product
Alarm bell, sounders, horn / Strobe, water flow detector (WFD)

Canvas Fire Hose


Features
  • Lightweight
  • Easy Accomodate To Hose Rack
  • EPDM Rubber Compound
  • Size Range : 38 to 65 mm
  • Length : 20 m & 30 m
  • Temperature Range :-50'c to + 60'c

Fire Lite Alarms


Features
  • Counventional Fire Alarm Control Panel 2, 4, 5 and 10 zone Control Panel
  • Addressable Fire Alarm Control Panel 50, 198, and point Control Panel
  • Thermotech 302 Series rate-anticipation heat detectors (Explosion Proof), Available Type : 302-EPM-135,302-EPM-194

Couplings


Specification
  • Coupling Types : Machino, NHT, Expansion Ring System Rocker Lug NHT, Storz, French Symetric (DSP), Van Der Heyden (VDH)
  • Material : Aluminium, Brass
  • Size : 1.5" & 2.5"

Fire Blanket


Specifications
  • Used extensively on board ships, in factories, and in commercial buildings
  • The blanket is a woven fiberglass fabric and comes in a satin weave which protects againts against skin irritation
  • Fabric thickness 0.45mm thick
  • Easily wrapped around uneven surfaces
  • Meet or exceed British Standars 476 Part 6
  • Blanket standard sizes of 4' x 4', 4' x 6', 6' x 6'
  • With compact PVC bags or Rectangular containers for easy mounting at a convenient location

Fireman's Boot


Specifications
  • EN 345 Part : 2 Conformance
  • Flame Retarding Upper
  • Steel Toe Cap and Mid Sole (CSA Class 1)
  • Electrical Shock Resistant (CSA Omega)
  • Heat and Oil Resistant, Anti slip Sole
  • Ozene / UV Resistant
  • Heavy Canvas Lining
  • Sponge Cushion Insole
  • Ankle Protection
  • Heel Tendon Protection
  • 100% Waterproof

Fireman's Suit



Specification
  • Material :
  1. NOMEX IIIA by Du Pont
  • Composition :
  1. 93% Meta Aramid (NIMOX) Fiber
  2. 5% Para aramid (kavlar) Fiber
  3. 2% P140 ( Carbon) Fiber
  • Linning :
  1. Dacron & Furing
  • Article :
  1. EN-23 (Weight 4.5 & 6 Oz)
  • Reflective Tape :
  1. Retrolux Anti Flame Mode In Italy
  • Sewing Thread :
  1. NOMEX Thread type 45 s/3

Fire Protection Suit


Features
  • Aluminized Zetex® outer shell reflects 90% of radiant heat
  • Fire-resistant catton inner lining for comfort
  • Fabracated without bulk insulation layers to allow for flexibility and freedom of movement
  • Complete set with hood,Coat,Pains, Boots, Gloves, and Duffle Bag for storage. Also available in one piece coverall style
  • Made from inorganic Zetex®material, which meet UL 214/NFPA 701, MIL-C-20079, MIL-I-24244, NRC 1.36, and European BS EN407
  • CE certifeid to En 513:1995 Protective Cloth-ing For industrial Workers Exposed To Heat

Fire Helmet




Features
  • Tough and Durable
  • NFPA Approved
  • Quick, Easy Sizing
  • Eye Protection Made Easy
  • Cost-Effective Maintenance
  • Engineered for Comfort and Pratection
  • A custom Fit

Judul widget rightbar

JL. Raya cikarang cibarusah no. 6 km 71Bekasi 17340 Indonesia

JL. Bulak Jaya No. 33 Jakarta Timur
Tlp : 021 99001454
Fax : 021 4801170
COD Sampai Wilayah Di Bawah Ini Untuk DKI:

Di Gambir - Gambir - Jakarta Pusat
Di Kebon Kelapa - Gambir - Jakarta Pusat
Di Petojo Utara - Gambir - Jakarta Pusat
Di Duri Pulo - Gambir - Jakarta Pusat
Di Cideng - Gambir - Jakarta Pusat
Di Petojo Selatan - Gambir - Jakarta Pusat
Di Bendungan Hilir - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Karet Tengsin - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Kebon Melati - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Kebon Kacang - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Kampung Bali - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Petamburan - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Gelora - Tanah Abang - Jakarta Pusat
Di Menteng - Menteng - Jakarta Pusat
Di Pegangsaan - Menteng - Jakarta Pusat
Di Cikini - Menteng - Jakarta Pusat
Di Kebon Sirih - Menteng - Jakarta Pusat
Di Gondangdia - Menteng - Jakarta Pusat
Di Senen - Senen - Jakarta Pusat
Di Kwitang - Senen - Jakarta Pusat
Di Kenari - Senen - Jakarta Pusat
Di Paseban - Senen - Jakarta Pusat
Di Kramat - Senen - Jakarta Pusat
Di Bungur - Senen - Jakarta Pusat
Di Cempaka Putih Timur - Cempaka Putih - Jakarta Pusat
Di Cempaka Putih Barat - Cempaka Putih - Jakarta Pusat
Di Galur - Johar Baru - Jakarta Pusat
Di Tanah Tinggi - Johar Baru - Jakarta Pusat
Di Kampung Rawa - Johar Baru - Jakarta Pusat
Di Johar Baru - Johar Baru - Jakarta Pusat
Di Rawasari - Cempaka Putih - Jakarta Pusat
Di Gunung Sahari Selatan - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Kemayoran - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Kebon Kosong - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Cempaka Baru - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Harapan Mulya - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Sumur Batu - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Serdang - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Utan Panjang - Kemayoran - Jakarta Pusat
Di Pasar Baru - Sawah Besar - Jakarta Pusat
Di Gunung Sahari Utara - Sawah Besar - Jakarta Pusat
Di Mangga Dua Selatan - Sawah Besar - Jakarta Pusat
Di Karang Anyar - Sawah Besar - Jakarta Pusat
Di Kartini - Sawah Besar - Jakarta Pusat
Di Pinangsia - Tamansari - Jakarta Barat
Di Glodok - Tamansari - Jakarta Barat
Di Keagungan - Tamansari - Jakarta Barat
Di Krukut - Tamansari - Jakarta Barat
Di Tamansari - Tamansari - Jakarta Barat
Di Maphar - Tamansari - Jakarta Barat
Di Tangki - Tamansari - Jakarta Barat
Di Mangga Besar - Tamansari - Jakarta Barat
Di Tanah Sareal - Tambora - Jakarta Barat
Di Tambora - Tambora - Jakarta Barat
Di Roa Malaka - Tambora - Jakarta Barat
Di Pekojan - Tambora - Jakarta Barat
Di Jembatan Lima - Tambora - Jakarta Barat
Di Krendang - Tambora - Jakarta Barat
Di Duri Selatan - Tambora - Jakarta Barat
Di Duri Utara - Tambora - Jakarta Barat
Di Kalianyar - Tambora - Jakarta Barat
Di Jembatan Besi - Tambora - Jakarta Barat
Di Angke - Tambora - Jakarta Barat
Di Slipi - Palmerah - Jakarta Barat
Di Kota Bambu Selatan - Palmerah - Jakarta Barat
Di Kota Bambu Utara - Palmerah - Jakarta Barat
Di Jati Pulo - Palmerah - Jakarta Barat
Di Tomang - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Grogol - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Jelambar - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Jelambar Baru - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Wijaya Kusuma - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Tanjung Duren - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Tanjung Duren Utara - Grogol Petamburan - Jakarta Barat
Di Kemanggisan - Palmerah - Jakarta Barat
Di Palmerah - Palmerah - Jakarta Barat
Di Duri Kepa - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Kedoya Selatan - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Kedoya Utara - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Kebon Jeruk - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Sukabumi Utara - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Kelapa Dua - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Sukabumi Selatan - Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Di Kembangan Barat - Kembangan - Jakarta Barat
Di Kembangan Timur - Kembangan - Jakarta Barat
Di Meruya Utara - Kembangan - Jakarta Barat
Di Serengseng - Kembangan - Jakarta Barat
Di Joglo - Kembangan - Jakarta Barat
Di Meruya Selatan - Kembangan - Jakarta Barat
Di Kedaung Kaliangke - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Kapuk - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Cengkareng Barat - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Cengkareng Timur - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Rawa Buaya - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Duri Kosambi - Cengkareng - Jakarta Barat
Di Kamal - Kalideres - Jakarta Barat
Di Tegal Alur - Kalideres - Jakarta Barat
Di Pegadungan - Kalideres - Jakarta Barat
Di Kalideres - Kalideres - Jakarta Barat
Di Semanan - Kalideres - Jakarta Barat
Di Selong - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Gunung - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Kramat Pela - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Gandaria Utara - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Cipete Utara - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Melawai - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Pulo - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Petogogan - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Rawa Barat - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Senayan - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Di Grogol Utara - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Grogol Selatan - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Cipulir - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Kebayoran Lama Selatan - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Kebayoran Lama Utara - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Ulujami - Pesanggrahan - Jakarta Selatan
Di Petukangan Utara - Pesanggrahan - Jakarta Selatan
Di Petukangan Selatan - Pesanggrahan - Jakarta Selatan
Di Pondok Pinang - Kebayoran Lama - Jakarta Selatan
Di Pesanggrahan - Pesanggrahan - Jakarta Selatan
Di Bintaro - Pesanggrahan - Jakarta Selatan
Di Cipete Selatan - Cilandak - Jakarta Selatan
Di Gandaria Selatan - Cilandak - Jakarta Selatan
Di Cilandak Barat - Cilandak - Jakarta Selatan
Di Lebak Bulus - Cilandak - Jakarta Selatan
Di Pondok Labu - Cilandak - Jakarta Selatan
Di Pejaten Barat - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Pejaten Timur - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Kebagusan - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Pasar Minggu - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Tanjung Barat - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Jati Padang - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Ragunan - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Cilandak Timur - Pasar Minggu - Jakarta Selatan
Di Lenteng Agung - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Jagakarsa - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Ciganjur - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Cipedak - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Srengseng Sawah - Jagakarsa - Jakarta Selatan
Di Kuningan Barat - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Pela Mampang - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Bangka - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Kalibata - Pancoran - Jakarta Selatan
Di Rawajati - Pancoran - Jakarta Selatan
Di Duren Tiga - Pancoran - Jakarta Selatan
Di Cikoko - Pancoran - Jakarta Selatan
Di Pengadegan - Pancoran - Jakarta Selatan
Di Pancoran - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Mampang Prapatan - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Tegal Parang - Mampang Prapatan - Jakarta Selatan
Di Tebet Barat - Tebet - Jakarta Selatan
Di Tebet Timur - Tebet - Jakarta Selatan
Di Kebon Baru - Tebet - Jakarta Selatan
Di Bukit Duri - Tebet - Jakarta Selatan
Di Manggarai - Tebet - Jakarta Selatan
Di Manggarai Selatan - Tebet - Jakarta Selatan
Di Menteng Dalam - Tebet - Jakarta Selatan
Di Setiabudi - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Karet - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Karet Semanggi - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Karet Kuningan - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Kuningan Timur - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Menteng Atas - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Pasar Manggis - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Guntur - Setiabudi - Jakarta Selatan
Di Pisangan Baru - Matraman - Jakarta Timur
Di Utan Kayu Selatan - Matraman - Jakarta Timur
Di Utan Kayu Utara - Matraman - Jakarta Timur
Di Kayu Manis - Matraman - Jakarta Timur
Di Pal Meriam - Matraman - Jakarta Timur
Di Kebon Manggis - Matraman - Jakarta Timur
Di Kayu Putih - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Jati - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Rawamangun - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Pisangan Timur - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Cipinang - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Jatinegara Kaum - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Pulo Gadung - Pulo Gadung - Jakarta Timur
Di Bali Mester - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Kampung Melayu - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Bidara Cina - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Cipinang Cempedak - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Rawa Bunga - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Cipinang Besar Selatan - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Cipinang Besar Utara - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Cipinang Muara - Jatinegara - Jakarta Timur
Di Pondok Bambu - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Duren Sawit - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Pondok Kelapa - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Malaka Jaya - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Malaka Sari - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Pondok Kopi - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Klender - Duren Sawit - Jakarta Timur
Di Kramat Jati - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Batu Ampar - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Bale Kambang - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Kampung Tengah - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Dukuh - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Pinang Ranti - Makasar - Jakarta Timur
Di Makasar - Makasar - Jakarta Timur
Di Halim Perdanakusumah - Makasar - Jakarta Timur
Di Cipinang Melayu - Makasar - Jakarta Timur
Di Cawang - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Cililitan - Kramatjati - Jakarta Timur
Di Kebon Pala - Makasar - Jakarta Timur
Di Pekayon - Pasar Rebo - Jakarta Timur
Di Cibubur - Ciracas - Jakarta Timur
Di Kelapa Dua Wetan - Ciracas - Jakarta Timur
Di Ciracas - Ciracas - Jakarta Timur
Di Susukan - Ciracas - Jakarta Timur
Di Gedong - Pasar Rebo - Jakarta Timur
Di Cijantung - Pasar Rebo - Jakarta Timur
Di Baru - Pasar Rebo - Jakarta Timur
Di Kalisari - Pasar Rebo - Jakarta Timur
Di Lubang Buaya - Cipayung - Jakarta Timur
Di Ceger - Cipayung - Jakarta Timur
Di Rambutan - Ciracas - Jakarta Timur
Di Cipayung - Cipayung - Jakarta Timur
Di Munjul - Cipayung - Jakarta Timur
Di Pondok Rangon - Cipayung - Jakarta Timur
Di Cilangkap - Cipayung - Jakarta Timur
Di Setu - Cipayung - Jakarta Timur
Di Bambu Apus - Cipayung - Jakarta Timur
Di Cakung Barat - Cakung - Jakarta Timur
Di Cakung Timur - Cakung - Jakarta Timur
Di Rawa Terate - Cakung - Jakarta Timur
Di Jatinegara - Cakung - Jakarta Timur
Di Penggilingan - Cakung - Jakarta Timur
Di Pulo Gebang - Cakung - Jakarta Timur
Di Kalibaru - Cilincing - Jakarta Utara
Di Cilincing - Cilincing - Jakarta Utara
Di Semper Barat - Cilincing - Jakarta Utara
Di Semper Timur - Cilincing - Jakarta Utara
Di Rorotan - Cilincing - Jakarta Utara
Di Sukapura - Cilincing - Jakarta Utara
Di Marunda - Cilincing - Jakarta Utara
Di Koja Utara - Koja - Jakarta Utara
Di Koja Selatan - Koja - Jakarta Utara
Di Rawa Badak - Koja - Jakarta Utara
Di Kelapa Gading Barat - Kelapa Gading - Jakarta Utara
Di Kelapa Gading Timur - Kelapa Gading - Jakarta Utara
Di Pegangsaan Dua - Kelapa Gading - Jakarta Utara
Di Tugu Selatan - Koja - Jakarta Utara
Di Tugu Utara - Koja - Jakarta Utara
Di Lagoa - Koja - Jakarta Utara
Di Tanjung Priok - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Kebon Bawang - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Sungai Bambu - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Papanggo - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Warakas - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Sunter Agung - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Sunter Jaya - Tanjung Priok - Jakarta Utara
Di Pademangan Timur - Pademangan - Jakarta Utara
Di Pademangan Barat - Pademangan - Jakarta Utara
Di Ancol - Pademangan - Jakarta Utara
Di Penjaringan - Penjaringan - Jakarta Utara
Di Pejagalan - Penjaringan - Jakarta Utara
Di Pluit - Penjaringan - Jakarta Utara
Di Kapuk Muara - Penjaringan - Jakarta Utara
Di Kamal Muara - Penjaringan - Jakarta Utara
www.tabungpemadamapi.com
Template Oleh tabung pemadam api